Bee Propoelix High Desert

Bee Propolis Propoelix High Desert

Bee Propolis Propoelix High Desert

HDI PROPOELIX adalah produk baru dari HDI yang merupakan produk ekstraksi dari propolis, produk perlebahan yang dikenal sebagai antibiotik alami efektif.

HDI PROPOELIX menyajikan super-blend dari propolis ekstrak dengan studi untuk level bioflavonoids yang tinggi di setiap parameter. Metode Triple Extraction Method yang dipatenkan oleh HDI dari super-blend (campuran) propolis ekstrak ini menghasilkan propolis ekstrak yang murni. Hasil studi ilmiah menunjukan kemampuan HDI PROPOELIX untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam waktu cepat, hanya dalam beberapa jam. HDI PROPOELIX sangat efektif untuk mengatasi penyakit yang disebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh karena bio-availability & keampuhan dari super-blend Propoelix ini.

Propoelix efektif untuk meningkatkan trombosit bagi penderita DBD sehingga mempercepat kesembuhan pasien. Sebagai terapi suportif, HDI PROPOELIX dapat membuka harapan baru bagi penderita DBD di Indonesia yang nota bene merupakan daerah rawan DBD karena berada di daerah tropis

Propoelix juga sangat membantu mengatasi penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, stroke, hipertensi dan malaria bahkan HIV atau AIDS.

Propoelix juga terbukti mampu meningkatkan aktivitas sel sel imun sehingga berfungsi sbg immune booster (terutama bagi penderita HIV).

Manfaat HDI PROPOELIX

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (Immune booster)
Fungsi khas propolis bagi tubuh adalah merangsang dan meningkatkan efektivitas kekebalan alami tubuh. Propolis bersifat aktif. Itulah yang membedakan propolis dengan antibiotika buatan yang justru membuat tubuh menjadi pasif sehingga kuman justru makin kebal.

Antivirus (Antiviral)
HDI PROPOELIX mengandung bio flavanoid yang tinggi. Kandungan flavanoid terbukti berfungsi melawan virus dan bakteri sehingga efektif sebagai antiobiotik alami. HDI PROPOELIX juga mengandung CAPE (Caffeic Acid Phenethyl Ester) yang terbukti efektif melawan inflamasi, termasuk inflamasi organ tubuh bagian dalam.

Antioksidan
HDI PROPOELIX dapat mengurangi reaksi oksidasi di dalam tubuh. Reaksi oksidasi merupakan sumber penyakit degeneratif. Kadar antioksidan, yang juga dikenal dengan ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity) pada HDI PROPOELIX telah diuji di Amerika, yaitu sebesar 21.921 (kadar antioksidan propolis tablet cuma sebesar 9674).

Berikut hasil uji klinis Propoelix pada www.jurnalmedika.com yaitu sebuah jurnal kedokteran indonesia:

Abstrak

Propolis, suatu senyawa yang diperoleh dari aktivitas lebah telah lama diketahui mempunyai efek antioksidan, antiinflamasi, antiviral, antimitogenik, antikarsinogen, dan efek imunomodulator, sehingga diduga dapat berperan dalam terapi suportif Demam Berdarah Dengue (DBD). Belum ada penelitian yang membuktikan keefektifan propolis sebagai terapi tambahan pada pasien DBD.

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas  propoelix yang merupakan ekstrak dari propolis  sebagai terapi tambahan untuk memperbaiki parameter laboratorium, kondisi klinis, dan menurunkan lama perawatan pasien demam berdarah dengue (DBD).

Penelitian ini merupakan uji klinis dengan desain randomized control trial. Sebagai materi penelitian adalah propoelix kapsul 100 mg terhadap dua kelompok penelitian, yaitu kelompok plasebo dan propoelix 100 mg. Jumlah subjek penelitian 106 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilakukan di SMF Penyakit Dalam RS Persahabatan, Jakarta, selama empat bulan, dari Desember 2009 sampai Maret 2010. Pemeriksaan serial hematologi rutin dan pengamatan klinis dilaku­k­a­n selama 4 hari. Analisis statistik bivariat dengan uji t tidak berpasangan dilakukan untuk menguji perbedaan antarvariabel dan uji lain  yang sesuai untuk penelitian ini.

Hasilnya, kedua kelompok menunjukkan perbaikan secara klinis, tetapi secara statistik didapatkan perbedaan bermakna perubahan trombosit dari baseline setelah hari kedua (p=0,013) dan hari ketiga (p=0,000) antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Pada kelompok eksperimen ter­dapat perubahan yang bermakna pada semua pengamatan variabel penelitian. Terdapat perbedaan bermakna lama perawatan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen (p=0,002). Kelompok eksperime­n lebih singkat hari perawatannya.

Kesimpulannya, terapi tambahan propoelix yang merupakan ekstrak dari propolis efektif memperbaik­i parameter laboratorium, kondisi klinis, dan menurunkan lama perawatan pasien demam berdarah dengue.

Kata kunci: uji klinis, propolis, propoelix, demam berdarah dengue

(Rochsismandoko dkk., Medika 2013, Tahun ke XXXIX, No. 2, p. 103–111)

http://www.jurnalmedika.com/edisi-terbaru/527-artikel-penelitian/1078-uji-klinis-propoelix-propolis-ekstrak-pada-pasien-demam-berdarah-dengue

Hdi Propoelix hadir dalam kemasan 60 kapsul

Untuk Pemesanan Hub : hd.santy89@gmail.com atau 08785 4864 313

Related Blogs

Related Blogs

 


Related Blogs

    Incoming search terms:

    Leave a Reply